You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sistem Pelaporan RW Mudahkan Pengawasan SKPD
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Sistem Pelaporan RW Mudahkan Pengawasan SKPD

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta agar keberadaan RW di wilayah benar-benar dimaksimalkan. Pasalnya tugas mereka adalah membantu lurah untuk memantau keadaan wilayah.

Yang paling tahu soal wilayah pasti RW, mereka bisa catat apakah lurah atau skpd lainnya malas menindaklanjuti laporannya

‎

‎"Sudah dibayar juga operasional dari APBD. Jadi harus memiliki empati untuk memperhatikan warga," ujarnya, Kamis (26/5).

Basuki Kembali Ingatkan Warga Aktif Lapor ke Qlue

Menurutnya pemantauan di wilayah jika tidak ada bantuan dari para RW akan sulit dilakukan. Seharusnya dengan adanya sistem lapor qlue para RW akan dimudahkan melihat kinerja lurah dan SKPD lainnya.

‎"Yang paling tahu soal wilayah pasti RW, mereka bisa catat apakah lurah atau SKPD lainnya malas menindaklanjuti laporannya. Mereka juga ikut pengawasan kerja," katanya.

Namun menurutnya, bagi RW yang kedapatan menjual beli lapak bisa langsung dilakukan pemecatan. Apalagi DKI sendiri sudah memiliki pergub yang bisa menindak para RW yang malas dan tidak cukup baik memantau warganya.

"RW itu dipilih sebagai relawan untuk membantu kita mengurus wilayahnya sendiri. Kalau tidak mau bantu warga ya jangan jadi RW," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5372 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1867 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1818 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1794 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1606 personAnita Karyati